Bikin Geger si Indonesia, Terngkap Alasan Aurelie Moeremans Tulis Buku Broken Strings
taufik mou
Januari 14, 2026
0
Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans kini mencuri perhatian publik. Sang aktris lantas menceritakan awal dirinya menulis karya tersebut, dari mulai menemui hipnoterapis karena sering memukuli diri sendiri.
Setelah munculnya buku Broken Strings, kisah masa lalu Aurelie Moeremans kembali jadi sorotan. Terlebih, rentetan pengalaman kelam di masa lalunya menuai banyak simpati.
Melalui laman YouTube Mrs Aurelie, istri Tyler Bigenho itu mengungkap awal mula ditulisnya buku tersebut. Rupanya ia sempat menemui hipnoterapis dan menceritakan semua trauma yang dialaminya.
"Kenapa aku nulis buku ini? Karena awalnya aku ke hipnoterapis dan aku ceritalah sama dia, bahwa kejadian ini sudah 16 tahun yang lalu. Tapi traumanya ada, traumanya tetap ada," ungkap Aurelie.
Bahkan saat trauma itu muncul, Aurel kerap menyakiti dirinya sendiri. Ia pun menyadari sesuatu bahwa ia belum bisa benar-benar berdamai dengan masa lalunya.
"Dan aku cerita ke terapis aku bahwa kalau aku sedih itu kadang-kadang aku suka mukulin diri sendiri dan aku ngerasa deserve it (layak untuk itu)."
"Ya memang udah jelas kan, ada sesuatu yang belum selesai gitu di hati aku. Karena deep down (jauh di dalam lubuk hati) aku tahu aku enggak deserve dikasarin. Ada something wrong (sesuatu yang salah)," tambahnya.
Mendapat Saran dari Terapis
Saat itu Aurelie mulai menerima saran dari terapisnya. ia akhirnya menulis diary atau buku harian.
"Akhirnya terapisku suruh aku nulis diary aja gitu. Dan pas aku nulis itu aku baru sadar kayak, 'Oh iya, abuser (pelaku) aku zaman dulu.'
Dari kecil tuh aku pengin banget ada di umur aku sekarang 32 karena ya waktu itu abuser aku ada di umur aku sekarang. Kenapa? Karena aku tuh pengin banget bisa mengerti kenapa dia bisa begitu sama aku," ucap Aurelie.
Meskipun harus membuka luka lama, Aurelie tetap menulis. Ia akhirnya bisa melihat semua yang terjadi dari sudut pandang yang berbeda.
"Terus aku berat sih sebenarnya pas nulis karena kayak membuka luka lama. Tapi akhirnya aku bisa melihat semua yang terjadi dari point of view (sudut pandang) yang berbeda," tandasnya.
"Sebenernya pas aku nulis itu kayak 'kok aku dodok banget ya zaman dulu'. Tapi memang waktu aku umur 15 tahun tuh ya karena aku masih kecil, enggak ngerasa dodol. Aku bener-bener enggak ngelihat jalan keluar," tutupnya.
Kini buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans telah mencuri perhatian publik. Sang aktris tanpa ragu menceritakan awal mula dirinya menulis karya tersebut.
Merasa ada yang tidak beres karena sering menyakiti diri sendiri, Aurelie memutuskan untuk menemui hipnoterapis. Dari situ tercetus saran untuk mulai menulis.
Bagi Aurelie, meskipun harus membuka luka lama dalam kisah masa lalunya, ia tetap memutuskan untuk menyelesaikan buku itu. Broken Strings, menurutnya bisa dijadikan sebagai ruang refleksi dan healing dalam memahami serta menerima masa lalu yang penuh trauma.


Tidak ada komentar